Spiralisasi Pengetahuan (Knowledge Spiral)

Pengertian Pengetahuan

Kehidupan manusia penuh dengan pengetahuan dan pengalaman. Pengetahuan pada manusia dimulai sejak manusia mengenal informasi, yaitu informasi mengenai apa yang sedang terjadi,  apa yang telah dikatakan, bagaimana terjadinya atau apa yang sedang dipikirkan.  Kemudian informasi yang didapat diteruskan kepada orang lain melalui komunikasi.  Ikujiro Nonaka dan Hirotake Takeuchi melalui bukunya berjudul “The Knowledge – Creating Company” mengupas dengan indah fenomena ini. Pengetahuan (knowledge) manusia pada hakekatnya terbingkai menjadi dua: explicit knowledge dan tacit knowledge. Explicit knowledge adalah pengetahuan yang tertulis, terarsip, tersebar (cetak maupun elektronik) dan bisa sebagai bahan pembelajaran (reference) untuk orang lain. Sedangkan tacit knowledge merupakan pengetahuan yang berbentuk know-how, pengalaman, skill, pemahaman, maupun rules of thumb. Michael Polyani (pengarang buku The Tacit Dimension) menyebutnya sebagai fenomena “pengetahuan kita jauh lebih banyak daripada yang kita ceritakan”.  

          Namun, tidak semua pengetahuan tersebut terasa manfaatnya dalam kehidupan.   Suatu pengetahuan hidup untuk bisa menjadi “lebih hidup” dan bermanfaat secara luas harus melewati fase “pengubahan”, atau Ikujiro Nonaka dan Hirotake Takeuchi menyebutnya sebagai suatu dalam proses knowledge spiral atau spiralisasi pengetahuan.    

Proses Spiralisasi Pengetahuan

Proses spiralisasi pengetahuan terbagi menjadi empat. Yang pertama adalah proses eksternalisasi (externalization), yaitu mengubah tacit knowledge yang kita miliki menjadi explicit knowledge. Bisa dengan menuliskan know-how dan pengalaman yang kita dapatkan dalam bentuk tulisan artikel atau bahkan buku apabila perlu. Dan tulisan-tulisan tersebut akan sangat bermanfaat bagi orang lain yang sedang memerlukannya.

Yang kedua adalah proses kombinasi (combination), yaitu memanfaatkan explicit knowledge yang ada untuk kita implementasikan menjadi explicit knowledge lain. Proses ini sangat berguna untuk meningkatkan skill dan produktifitas diri sendiri. Kita bisa menghubungkan dan mengkombinasikan explicit knowledge yang ada menjadi explicit knowledge baru yang lebih bermanfaat.

Yang ketiga adalah proses internalisasi (internalization), yakni mengubah explicit knowledge sebagai inspirasi datangnya tacit knowledge. Dari keempat proses yang ada, mungkin hanya internalisasi inilah yang telah kita lakukan. Bahasa lainnya adalah learning by doing. Dengan referensi dari manual dan buku yang ada, kita bisa mulai bekerja, dan menemukan pengalaman baru, pemahaman baru dan know-how baru yang mungkin tidak kita dapatkan dari buku tersebut.

Yang keempat adalah proses sosialisasi (socialization), yakni mengubah tacit knowledge ke tacit knowledge lain. Ini adalah hal yang juga sering kita lupakan. Kita tidak manfaatkan keberadaan kita pada suatu pekerjaan untuk belajar dari orang lain, yang mungkin lebih berpengalaman. Proses ini membuat pengetahuan kita terasah dan juga penting untuk peningkatan diri sendiri. Yang tentu saja ini nanti akan berputar pada proses pertama yaitu eksternalisasi. Semakin sukses kita menjalani proses perolehan tacit knowledge baru, semakin banyak explicit knowledge yang berhasil kita produksi pada proses eksternalisasi.

Prinsip dasar dari proses spiralisasi pengetahuan yaitu:

  • menguraikan pengalaman dalam bentuk sebuah tulisan yang bisa dimengerti orang lain
  • meningkatkan diri dengan belajar dari sumber lain untuk mengembangkan tulisan tersebut menjadi tulisan lain yang lebih berbobot.
  • menikmati proses sebagai sebuah proses mematangkan diri.
  • tidak melewatkan untuk belajar secara langsung dari orang lain yang lebih berpengalaman apabila ada kesempatan.  

Hasil yang ingin kita dapatkan dari proses tersebut adalah bermunculannya pengetahuan-pengetahuan baru yang lebih berguna dalam perspektif bagi pemiliknya maupun juga untuk orang lain yang ingin memanfaatkannya.

 

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s